CHAPTER 4
PEREMPUAN GAIB
PENULIS OLEH
SIDIQ AKBAR NUGRAHA
Part 4.
PERJANJIAN IBLIS TROJOMULYO
EPISODE SEBELUMNYA :
“Kamu hamil nyi?,”
“Huahahahahahaha. Sebentar lagi titisanku akan lahir. Hahahahaha... Hahahahahaha.... tapi ingat anak itu harus ditumbalkan kembali kepadaku,”
“Apa?!,”
***
“Ja... jadi, kau hamil anakku nyi,”
“Iya! Kenapa, apa kau tidak suka kalau ini anakmu. Hah?!,”
“Bukan begitu nyi. Aku sangat senang sekali akan memiliki keturunan nyi. Tapi bagaimana jika anak itu kita biarkan. Nanti aku akan carikan bayi lain sebagainya,”
“Hmmm... baiklah. Sebenarnya aku sangat membutuhkan bayi itu untuk meningkatkan ilmuku. Namun, aku akan membiarkan anak itu hingga berusia 21 tahun. Setelah itu aku akan membawanya ikut bersamaku,”
***
#POV Dewi
“Tapi Ki, bagaimana caranya aku bisa hamil?,” tanya Dewi kepada sang jin Rukso
“Suamimu telah berhubungan dengan jin perempuan itu, dan sebentar lagi mereka akan melakukan perjanjian dengan iblis trojomulyo.”
“Apa Ki?! Jadi suamiku selingkuh dengan jin?! Kurang ajar! Berani sekali dia bermain dibelakangku,”
“Iblis Trojomulyo adalah raja jin pekerja di istana Nyi Roro Kidul,”
***
Yasinan di rumah Dewi
“A... apa. Dewi meninggal?!,” Deni berpura-pura seakan-akan bersedih atas kematian Dewi.
“Ayah.... bunda, ayah, bunda.” tangis anak-anak Dewi
“Yes. Bagus, akhirnya si Dewi mati juga. Berarti aku bisa nikah lagi dong dengan Rianti,”
***
“Tunggu! Kalian pikir aku sudah mati. Hah?!,”
“Dewi!,”
“Ibu...” anak-anak Dewi berlari memeluk Dewi
***
“Mas... tunggu mas. Jangan lari kamu! Mas Deni,”
***
“Kurang ajar si Deni!,” ayah Dewi menggebrak meja “Bangsat si Deni! Si asu iku habis ngeloni demit naruh bibit’ne di rahim anakku. Pokok’e aku wes ora sudi punya turunan wali edan,”
***
“Dengan ini kami memanggil iblis trojomulyo sang raja jin pekerja di istana yang mulia kanjeng ratu Nyi Roro Kidul sang penguasa tujuh samudera. Dengan ini aku memanggilmu untuk memberi kesaktian pada titisanku ini. Aku Nyi Sukma Nindi sang panglima kerajaan gaib bersama suami manusiaku Denis Mahendra Putro
***
“Huahahahahah... ada apa kau memanggilku Nyi Sukma! Pasti kau sedang mencari bantuan,”
“Hei iblis tua! Jangan ge’er kamu. kalau aku saja kau bukan penjaga mustika rawa rongso (mustika terkuat dunia jin)
“Hmmm.. lalu, apa untungnya aku membantumu,”
“Kau akan kuberikan pusaka tujuh jiwa ketika bulan purnama keduabelas sudah genap,”
“Hmmm... menarik. Bagus! Aku suka. Hahaha...,”
***
“Berhenti!,”
“Dewi!,”
“Jangan lari kamu mas. Ki Rukso, serang mereka,”
PERTARUNGAN ANTAR JIN PUN TERJADI
“Aaaakh, maafkan saya Dewi. Saya tidak bisa membantu, jin itu terlalu kuat untukku,”
“Huwahahaha... Hahahahaha... Hahahahaha,”
***
BERSAMBUNG ...
PENULIS OLEH
SIDIQ AKBAR NUGRAHA
Part 4.
PERJANJIAN IBLIS TROJOMULYO
EPISODE SEBELUMNYA :
“Kamu hamil nyi?,”
“Huahahahahahaha. Sebentar lagi titisanku akan lahir. Hahahahaha... Hahahahahaha.... tapi ingat anak itu harus ditumbalkan kembali kepadaku,”
“Apa?!,”
***
“Ja... jadi, kau hamil anakku nyi,”
“Iya! Kenapa, apa kau tidak suka kalau ini anakmu. Hah?!,”
“Bukan begitu nyi. Aku sangat senang sekali akan memiliki keturunan nyi. Tapi bagaimana jika anak itu kita biarkan. Nanti aku akan carikan bayi lain sebagainya,”
“Hmmm... baiklah. Sebenarnya aku sangat membutuhkan bayi itu untuk meningkatkan ilmuku. Namun, aku akan membiarkan anak itu hingga berusia 21 tahun. Setelah itu aku akan membawanya ikut bersamaku,”
***
#POV Dewi
“Tapi Ki, bagaimana caranya aku bisa hamil?,” tanya Dewi kepada sang jin Rukso
“Suamimu telah berhubungan dengan jin perempuan itu, dan sebentar lagi mereka akan melakukan perjanjian dengan iblis trojomulyo.”
“Apa Ki?! Jadi suamiku selingkuh dengan jin?! Kurang ajar! Berani sekali dia bermain dibelakangku,”
“Iblis Trojomulyo adalah raja jin pekerja di istana Nyi Roro Kidul,”
***
Yasinan di rumah Dewi
“A... apa. Dewi meninggal?!,” Deni berpura-pura seakan-akan bersedih atas kematian Dewi.
“Ayah.... bunda, ayah, bunda.” tangis anak-anak Dewi
“Yes. Bagus, akhirnya si Dewi mati juga. Berarti aku bisa nikah lagi dong dengan Rianti,”
***
“Tunggu! Kalian pikir aku sudah mati. Hah?!,”
“Dewi!,”
“Ibu...” anak-anak Dewi berlari memeluk Dewi
***
“Mas... tunggu mas. Jangan lari kamu! Mas Deni,”
***
“Kurang ajar si Deni!,” ayah Dewi menggebrak meja “Bangsat si Deni! Si asu iku habis ngeloni demit naruh bibit’ne di rahim anakku. Pokok’e aku wes ora sudi punya turunan wali edan,”
***
“Dengan ini kami memanggil iblis trojomulyo sang raja jin pekerja di istana yang mulia kanjeng ratu Nyi Roro Kidul sang penguasa tujuh samudera. Dengan ini aku memanggilmu untuk memberi kesaktian pada titisanku ini. Aku Nyi Sukma Nindi sang panglima kerajaan gaib bersama suami manusiaku Denis Mahendra Putro
***
“Huahahahahah... ada apa kau memanggilku Nyi Sukma! Pasti kau sedang mencari bantuan,”
“Hei iblis tua! Jangan ge’er kamu. kalau aku saja kau bukan penjaga mustika rawa rongso (mustika terkuat dunia jin)
“Hmmm.. lalu, apa untungnya aku membantumu,”
“Kau akan kuberikan pusaka tujuh jiwa ketika bulan purnama keduabelas sudah genap,”
“Hmmm... menarik. Bagus! Aku suka. Hahaha...,”
***
“Berhenti!,”
“Dewi!,”
“Jangan lari kamu mas. Ki Rukso, serang mereka,”
PERTARUNGAN ANTAR JIN PUN TERJADI
“Aaaakh, maafkan saya Dewi. Saya tidak bisa membantu, jin itu terlalu kuat untukku,”
“Huwahahaha... Hahahahaha... Hahahahaha,”
***
BERSAMBUNG ...
Comments
Post a Comment